Liputan6.com, Jakarta - Dua profesional muda asal Indonesia, Viko Gara dan Aril Aditian, membuktikan kolaborasi lintas negara mampu membuka peluang baru di sektor kehutanan.
Keduanya mendirikan perusahaan rintisan (startup) bernama Nosuta di Fukuoka, Jepang, melalui program Startup Visa yang difasilitasi Pemerintah Kota Fukuoka.
Nosuta hadir untuk menjembatani mahasiswa kehutanan Indonesia dengan peluang kerja di industri kehutanan Jepang yang tengah mengalami kekurangan tenaga ahli.
Sebelum mendirikan Nosuta, Viko dan Aril memiliki rekam jejak sukses dalam membangun usaha rintisan di Indonesia, termasuk pengembangan aplikasi uang elektronik yang meraih lebih dari 5 juta pengguna dan dinobatkan sebagai Google Play App of the Year 2022 kategori everyday essentials.
"Selama 10 tahun terakhir, kami mempelajari cara menemukan product-market-fit di berbagai industri,...