Ilmuwan Temukan Katak Hidup dengan Jamur Tumbuh di Kulitnya, Ini Penyebabnya

1 day ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Ilmuwan Temukan Katak Hidup dengan Jamur Tumbuh di Kulitnya, Ini Penyebabnya Para ilmuwan dikejutkan penemuan seekor katak hidup di Ghats Barat, India, yang memiliki jamur dari genus Mycena tumbuh di kulitnya.(Lohit Y T)

DUNIA sains dikejutkan dengan penemuan seekor katak hidup ditemukan di India dengan jamur yang tumbuh dari kulitnya. Fenomena langka ini membuat para ilmuwan kebingungan, karena jamur biasanya tumbuh pada bahan organik yang mati, bukan pada hewan hidup.

Penemuan ini pertama kali didokumentasikan tim peneliti yang bekerja di Ghats Barat, India. Setelah foto-foto katak tersebut beredar, para ahli mikologi menduga  jamur tersebut berasal dari genus Mycena, yang umumnya dikenal sebagai jamur bonnet.

Penemuan langka terjadi di Ghats Barat, India, di mana jamur dari genus Mycena ditemukan tumbuh pada jaringan hewan hidup, yaitu seekor katak. Ini adalah pertama kalinya fenomena semacam itu tercatat. Para ilmuwan masih belum dapat memastikan apakah jamur tersebut tumbuh dari dalam tubuh katak atau hanya menempel di permukaan kulitnya.

Beberapa ahli mikologi menduga katak tersebut mungkin terinfeksi atau terluka, menciptakan kondisi yang ideal bagi jamur untuk berkembang. Amfibi diketahui rentan terhadap jamur patogen, seperti Batrachochytrium dendrobatidis, yang dapat menyebabkan penyakit kulit mematikan, sehingga penemuan ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi ancaman baru terhadap populasi amfibi.

"Saya kira ini adalah infeksi kulit superfisial murni dengan Mycena, yang dapat bertahan lama, [sama] seperti kebanyakan infeksi kulit jamur pada manusia," kata Christoffer Bugge Harder, peneliti di Departemen Biologi Universitas Kopenhagen.

"Studi ini menunjukkan jamur ini sedang dalam proses perkembangan evolusi dan dapat menjadi penjajah tanaman hidup dalam kondisi yang menguntungkan, tetapi katak hidup jelas bukan lahan biasa." Elise Poore. Eksekutif editorial. 

Penemuan ini memicu kekhawatiran tentang potensi ancaman jamur terhadap hewan. Para ilmuwan terus melakukan penelitian lebih lanjut untuk memahami implikasi dari fenomena aneh ini. (Indy100/Live Science/Z-2)

Read Entire Article